Panduan Lengkap Cara Konsumsi Susu FLyon
Susu Flyon adalah suplemen nutrisi yang populer, dirancang untuk mendukung berbagai tujuan kesehatan, mulai dari pembentukan otot hingga pemulihan energi. Namun, untuk mendapatkan manfaat maksimal dari setiap tegukan, cara penyajian dan waktu konsumsi Anda sangatlah penting
Ikuti panduan ini untuk memastikan Anda mengonsumsi Susu Flyon dengan tepat.


Persiapan dan Penyajian Yang Benar
Takaran Sempurna
Penting: Selalu periksa dan ikuti petunjuk takaran yang tertera pada kemasan produk Susu Flyon yang Anda miliki, karena takaran dapat bervariasi antar varian.
Umumnya: Sebagian besar suplemen bubuk (seperti Flyon) memerlukan 1 hingga 2 sendok takar (scoop) per sajian.
Cairan: Gunakan sekitar 200-300 ml air (atau cairan lain) untuk setiap satu sendok takar bubuk.

Pemilihan Cairan (Pelarut)
Pemilihan cairan akan sangat memengaruhi profil nutrisi akhir dan laju penyerapan protein dalam tubuh. Anda dapat memilih air putih dingin, yang merupakan pilihan terbaik saat Anda ingin penyerapan tercepat dan asupan kalori nol, ideal untuk pemulihan cepat pasca-latihan. Alternatifnya, melarutkannya dengan susu rendah lemak atau susu nabati (seperti susu almond atau oat) akan menambah tekstur yang lebih kental, memperkaya rasa, serta meningkatkan total kandungan protein dan kalori. Pilihan ini lebih cocok sebagai pengganti makanan (meal replacement) atau saat Anda memiliki tujuan untuk menambah massa tubuh (bulking).
Waktu Terbaik Untuk Mengonsumsi Flyon
Waktu Anda mengonsumsi Susu Flyon dapat menjadi penentu utama seberapa cepat dan efektif Anda mencapai tujuan kebugaran. Protein yang masuk pada momen yang tepat akan dimanfaatkan tubuh secara maksimal. Untuk memaksimalkan manfaat, Flyon dapat dikonsumsi pada empat periode kunci yang strategis, disesuaikan dengan kebutuhan pemulihan, energi, atau pertumbuhan otot Anda.
Pre Workout
Kapan: 30-60 menit sebelum sesi latihan.
Tujuan: Memberikan energi yang stabil dan asam amino yang siap pakai untuk mencegah katabolisme (pemecahan) otot selama latihan intensif.
Post Workout
Kapan: Dalam 30-60 menit setelah menyelesaikan latihan (disebut Anabolic Window).
Tujuan: Waktu paling krusial. Flyon akan membantu mengisi kembali cadangan glikogen dan memberikan protein yang dibutuhkan untuk segera memulai perbaikan dan pertumbuhan serat otot.
Pagi Hari
Kapan: Segera setelah bangun tidur.
Tujuan: Setelah tidur panjang, tubuh berada dalam kondisi puasa (katabolik). Susu Flyon membantu memberikan asupan protein cepat untuk “memutus” kondisi katabolik tersebut dan mendukung metabolisme.
Sebelum Tidur
Kapan: 30-60 menit sebelum tidur (Jika menggunakan varian Casein atau protein lepas lambat lainnya).
Tujuan: Memberikan asupan asam amino yang stabil dan lambat ke otot sepanjang malam saat Anda tidur, memaksimalkan proses pemulihan.
Kesimpulan
Mengonsumsi Susu Flyon dengan baik dan benar adalah kombinasi dari persiapan yang tepat, takaran yang akurat, dan waktu konsumsi yang strategis. Dengan mengikuti panduan ini, Anda telah mengambil langkah penting untuk mencapai tujuan kebugaran dan kesehatan Anda dengan lebih efisien.

